Sukai Facebook Kami
Ikuti Twitter Kami

Artikel Aktual

Masyarakat Amungme Kecewa Putusan RUPS PT Freeport Indonesia

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Kamis, 15 Januari 2015 | pukul 00.11 WIT

Masyarakat Amungme Kecewa Putusan RUPS PT Freeport Indonesia


Masyarakat Amungme Kecewa Putusan RUPS PT Freeport Indonesia

Posted: 14 Jan 2015 12:22 PM PST

TIMIKA (MIMIKA) - Tokoh masyarakat Amungme, Yosep Yopi Kilangin menegaskan bahwa orang Papua sangat kecewa dan menyesal dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Freeport Indonesia yang telah menunjuk Maroef Sjamsuddin sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia menggantikan Rozik B Sotjipto.

Yopi Kilangin mengatakan sejak awal masyarakat Papua menghendaki salah satu tokoh Papua akan memimpin PT Freeport Indonesia, setelah perusahaan tambang emas dan tembaga itu beroperasi selama 48 tahun di tanah adat Amungme dan Kamoro.

Namun ironisnya, kata Yopi, suara orang Papua sama sekali tidak didengar dan diperhitungkan oleh para pemegang saham, utamanya James Robert Moffet selaku pimpinan Freeport McMoRan Copper & Gold Inc dan Presiden RI Joko Widodo.

"Kami betul-betul kecewa dan sangat menyesal seakan-akan suara kami orang Papua sama sekali tidak didengarkan. Kami mempertanyakan, apa yang Moffet dan Jokowi pikirkan untuk orang Papua. Perusahaan ini sudah datang mengambil tambang, menghabiskan kami punya gunung-gunung, membuat rusak semua lingkungan, dan masyarakat terpinggirkan," kata Yopi di Timika, Rabu (14/1/2015).

Putra almarhum Moses Kilangin, salah satu tokoh utama di balik peristiwa penandatanganan dokumen 'Januari Agreement' 1974 itu mempertanyakan apakah setelah hampir 50 tahun Freeport beroperasi di Papua tidak ada seorang pun figur setempat yang bisa memimpin Freeport.

Padahal semua posisi penting dalam pemerintahan di Papua saat ini entah gubernur, bupati, wali kota dan lainnya diduduki putra-putri asli Papua.

"Apakah betul orang Papua tidak punya kemampuan. Ukurannya apa? Toh semua provinsi dan kabupaten/kota di Papua dipimpin oleh anak-anak asli. Masa tidak ada satu orang Papua pun untuk perusahaan ini," kritik Yopi Kilangin, mantan Ketua DPRD Mimika periode 2004-2009.

Ia meyakini bahwa penunjukkan Maroef Sjamsuddin, seorang purnawirawan Marsekal Muda TNI AU yang pernah menjabat Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) periode 2011-2014 itu sebagai Presdir PT Freeport Indonesia tidak lepas dari campur tangan Jokowi selaku Presiden RI.

"Saya yakin terpilihnya Pak Maroef ada pesan khusus dari Jokowi. Kalau memang demikian, mungkin Jokowi punya kepedulian terhadap orang Papua dengan cara yang lain," ujarnya.

Menurut Yopi, Presdir PT Freeport Indonesia yang baru tersebut memiliki tugas utama yaitu mendukung penuh apa yang menjadi tuntutan masyarakat adat Amungme dan Kamoro selama ini.

Tuntutan utama masyarakat adat Amungme dan Kamoro yang telah diperjuangkan puluhan tahun tersebut mencakup pembayaran kompensasi atas pemakaian tanah ulayat masyarakat mulai dari Pelabuhan Portsite Amamapare hingga lokasi tambang terbuka Grasberg dan sungai-sungai yang selama ini dipakai sepihat oleh Freeport untuk melanggengkan operasinya.

"Semua orang boleh membicarakan apa saja tentang latar belakang beliau, tapi tugas Pak Maroef yaitu mendukung penuh apa yang menjadi tuntutan masyarakat adat. Kami tidak menolak beliau sebagai personal, tapi sadarlah bahwa kami sedang kecewa dengan keputusan pemegang saham, terutama Presiden Jokowi," ujarnya.

Ia berharap pergantian Presdir Freeport kali ini merupakan masa transisi untuk mempersiapkan secara matang putra-putri terbaik Papua agar nantinya dapat dipercayakan untuk memimpin Freeport.

"Kalau memang demikian, sudah tentu kami mendukung, tapi apa jaminannya bahwa setelah era Pak Maroef ada anak-anak Papua yang diorbitkan. Harapan kami ini adalah jembatan terakhir dan untuk itu diperlukan adanya jaminan nyata dari Moffet dan Presiden Jokowi," kata Yopi Kilangin.

Presdir PT Freeport Indonesia yang baru, Maroef Sjamsuddin usai terpilih di Jakarta beberapa hari lalu berharap dapat bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan sejalan dengan pelaksanaan strategi investasi jangka panjang di Papua.

"Saya menerima kesempatan untuk memimpin PT Freeport Indonesia. Ini merupakan saat yang paling menarik bagi PT Freeport yang akan mengembangkan tambang baru di Papua yang akan memberikan banyak manfaat bagi karyawan, masyarakat setempat, pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan sepanjang beberapa dekade yang akan datang," kata Maroef yang meraih gelar Master of Business Administration di Jakarta Institute Management Studies. [Antara]

Joko Widodo Nilai bandara Frans Kaisiepo Harus Diaktifkan

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Sabtu, 10 Januari 2015 | pukul 00.07 WIT

Joko Widodo Nilai bandara Frans Kaisiepo Harus Diaktifkan


Joko Widodo Nilai bandara Frans Kaisiepo Harus Diaktifkan

Posted: 09 Jan 2015 11:24 PM PST

BIAK (BIAK NUMFOR) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, penerbangan internasional di Bandara Frans Kaisiepo Kabupaten Biak Numfor, Papua, perlu diaktifkan kembali untuk mendorong percepatan pembangunan wilayah paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saya akan memperhatikan aspirasi bupati dan wali kota yang menginginkan penerbangan internasional melalui Bandara Frans Kaisiepo perlu dibuka kembali," ujar Jokowi, seusai pertemuan tertutup dengan para kepala daerah se-Papua di ruang C Pangkalan Udara Manuhua Biak, Senin.

Presiden Jokowi mengakui, penerbangan internasional melalui Bandara Biak pada tahun 1990-an dengan tujuan Los Angeles, Honolulu dan Hawai beroperasi sehingga pemerintah pusat sangat menaruh perhatian mengani keberadaan bandara tersebut.

Komitmen bersama para bupati/walik ota di Papua untuk membangun daerah, menurut Presiden Jokowi, sangat nyata sehingga perlu ditindaklanjuti dengan kebijakan pusat yang menyentuh kebutuhan masyarakat daerah setempat.

Selain pengaktifan bandara internasional, menurut Presiden Jokowi, sektor perikanan Kabupaten Biak Numfor potensial sehingga perlu dipersiapkan pelabuhan yang modern dalam guna mendukung program kemaritiman di Tanah Papua.

"Potensi sektor perikanan Biak perlu dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang bertumpu pada kekayaan alam maritime Indonesia," ungkap Presiden Jokowi yang didampingi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Pertemuan tertutup Presiden Jokowi dengan bupati/wali kota di Provinsi Papua berjalan sekitar 20 menitdidampingi Menteri Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G. Siahaan, Kapolda Irjen Pol Yotje Mende serta Gubernur Papua Lukas Enembe. [Antara]

Maroef Sjamsuddin Gantikkan Rozik Soetjipto Sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Jumat, 09 Januari 2015 | pukul 00.08 WIT

Maroef Sjamsuddin Gantikkan Rozik Soetjipto Sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia


Maroef Sjamsuddin Gantikkan Rozik Soetjipto Sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia

Posted: 08 Jan 2015 02:50 AM PST

JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menunjuk Maroef Sjamsuddin sebagai Presiden Direktur. Ia menggantikan Rozik B Soetjipto yang akan pensiun. Rozik berharap seluruh jajaran manajemen Freeport Indonesia bisa meraih kesuksesan di masa mendatang.

"Saya bangga terhadap berbagai pencapaian PTFI dalam pengembangan operasi Grasberg berskala dunia. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Maroef dan berharap beliau beserta seluruh jajaran tim manajemen PTFI dapat meraih kesuksesan di masa yang akan datang," ujar Rozik, Rabu (7/1).

Sementara, Maroef berharap kehadirannya di Freeport bisa membawa warna baru. Menurutnya, saat ini momen yang paling menarik bagi PTFI untuk mengembangkan tambang baru di Papua, yang akan memberikan banyak manfaat bagi karyawan, masyarakat setempat, pemerintah Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan.

"Saya menerima kesempatan untuk memimpin PTFI dan berharap dapat bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan sejalan dengan pelaksanaan strategi investasi jangka panjang di Papua," tandasnya.

Maroef, mendapatkan gelar Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies. Maroef bergabung di PTFI setelah menyelesaikan karir panjangnya di Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Ia juga purnawirawan Marsekal Muda TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) selama periode 2011-2014. [JPNN]

PT Telkomsel Indonesia Tingkatkan Layanan Suara, SMS dan Data

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Minggu, 28 Desember 2014 | pukul 00.07 WIT

PT Telkomsel Indonesia Tingkatkan Layanan Suara, SMS dan Data


PT Telkomsel Indonesia Tingkatkan Layanan Suara, SMS dan Data

Posted: 27 Dec 2014 12:56 AM PST

KOTA JAYAPURA - Manajemen PT Telkomsel Indonesia (Tbk) Regional Maluku-Papua meningkatkan layanan suara, pesan singkat (SMS) dan data, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru di daerah yang akan dikunjungi Presiden Jokowi beserta rombongan.

"Kami terus lakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan, karena banyaknya pertukaran informasi antarsesama baik menggunakan layanan suara, pesan singkat ataupun data," kata Corporate Communications PT Telkomsel Regional Maluku-Papua Rifki Sya`bani, dalam siaran pers yang diterima Antara, di Jayapura, Rabu.

Ia mengatakan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriani Jokowi beserta rombongan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Sentani pada 27 Desember mendatang, terkait perayaan Natal nasional, dan serangkaian agenda kunjungan dan pertemuan dengan tokoh terkemuka, baik tokoh masyarakat maupun tokoh adat Papua.

Tentu menjadi perhatian penting bagi Telkomsel selaku operator selular terbesar dengan daya jangkau jaringannya yang paling luas di kawasan Indonesia Timur.

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua kali ini, juga dijadwalkan untuk menghadiri perayaan Natal Nasional 2014 yang turut menghadirkan kurang lebih 400 ribu undangan di Stadion Mandala Jayapura," katanya.

Sehingga periode Natal dan Tahun Baru yang selalu dibarengi dengan masa liburan kali ini dipastikan akan semakin meningkatkan kebutuhan komunikasi pelanggan karena banyaknya pertukaran informasi antarsesama, baik menggunakan layanan suara, SMS ataupun data.

"Untuk itu di masa-masa tersebut Telkomsel selalu berkomitmen meningkatkan kesiapan layanan dan jaringan untuk menjamin kualitas berkomunikasi terbaik bagi para pelanggan," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Sya`bani menyampaikan bahwa dari sisi jaringan Telkomsel Jayapura dan Sorong melakukan sejumlah aktivitas, seperti dalam hal kemampuan penanganan pelanggan VLR (Visitor Location Register) yang ditingkatkan sebesar 8.8 juta pelanggan.

Sedangkan sejumlah BTS di Sentani, Abepura, Jayapura, Wamena serta Sorong dan Biak ditingkatkan kapasitasnya terutama yang melingkupi titik-titik yang akan dijadikan areal ring-1 dan kunjungan rombongan presiden.

"Mulai dari bandar udara, jalan raya antara Bandar udara dan Kota Jayapura, Universitas Cendrawasih, GOR Waringin, Pasar Youtefa, dan sekitar jembatan Holtekamp hingga Stadion Mandala serta hotel tempat rombongan presiden menginap," katanya.

Untuk peningkatan kualitas layanan dan jaringan di Stadion Mandala, lanjut Sya`bani, Telkomsel telah melakukan penambahan kapasitas dan jaringan 3G dengan menurunkan 3 BTS Combat dengan 2 BTS berupa Combat RUSH (Rooftop unit with smart handling) dan sebuah Combat SPRINT (smart portable radio unit) yang dinamai dengan combat "Sentani".

"Untuk kawasan tribun utama Telkomsel juga telah menyiapkan penambahan BTS 3G small cell sehingga diharapkan kawasan VIP tidak akan mengalami gangguan jaringan yang berarti," katanya.

Sementara itu, untuk jaringan di Kabupaten Jayawijaya terutama di kota Wamena, telah dilakukan tuning parameter pada 19 BTS dan penambahan kapasitas pada 16 BTS 3G di wilayah tersebut.

Untuk kota Sorong dan Biak juga telah dilakukan penambahan kapasitas dan perbaikan parameter pada 7 BTS/lokasi yang akan dikunjungi oleh rombongan presiden meliputi kawasan bandar udara, gedung pertemuan/GOR, dan jalur lintas iringan kendaraan kepresidenan.

Sya`bani juga mengemukakan bahwa Telkomsel sebagai operator selular "paling Indonesia" telah melakukan penambahan kapasitas trunk IP Backbone Jayapura-Jakarta melalui transmisi satelit (IDR) dengan menggunakan bearer O3B dengan lebar pita frekuensi unduh (bandwidth) hingga 250 MB.

"Dengan segenap upaya terbaik, Telkomsel berharap mampu terus memberikan layanan yang mampu menciptakan "WOW-Great Experiences" kepada seluruh pelanggannya," tambahnya.

Telkomsel adalah operator selular terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 140 juta.

Untuk melayani pelanggannya yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk juga di daerah terpencil dan pulau terluar serta daerah perbatasan negara, Telkomsel menggelar 83.000 BTS.

Telkomsel secara konsisten mengimplementasikan roadmap teknologi 3G, HSDPA, HSPA+, serta menjadi yang pertama meluncurkan secara komersial layanan mobile 4G LTE di Indonesia.

Dalam memasuki era mobile broadband, salah satu program yang dicanangkan Telkomsel adalah membangun Broadband City di Indonesia, dimana saat ini telah mencapai 369 kota.

Untuk melayani kebutuhan pelanggan, Telkomsel menggelar call center 24 jam dan lebih dari 400 pusat layanan GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia. [Antara]

Kadin Nilai Papua Miliki Daya Tarik Investasi yang Tinggi

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Kamis, 18 Desember 2014 | pukul 00.07 WIT

Kadin Nilai Papua Miliki Daya Tarik Investasi yang Tinggi


Kadin Nilai Papua Miliki Daya Tarik Investasi yang Tinggi

Posted: 17 Dec 2014 08:35 PM PST

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri Indonesia menilai Papua memiliki daya tarik menantang dari sisi "natural resources" dan kondisi alam yang membutuhkan sifat perintis dari pelaku usaha untuk berinvestasi.

"Papua butuh sifat perintis dari para pelaku usaha untuk bisa melihatnya sebagai suatu peluang yang lebih menarik ketimbang tantangan-tantangan yang selalu dianggap sebagai hambatan," kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Shinta Widjaja Kamdani kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Menurut Shinta, dari sisi bisnis peluang ini merupakan suatu kesempatan, tetapi memang untuk menyikapi suatu kesempatan harus dilihat kemungkinannya karena kemungkinan yang ada bisa menentukan berapa investasi untuk membuat suatu usaha.

"Dalam membuat hal itu, tentunya ada faktor resiko yang menjadi kalkulasi penting, kita semua tahu bahwa kondisi Papua sangat menantang dilihat dari sisi pengerjaan infrastruktur, misalnya sumber daya manusia belum lagi ketersediaan energi yang dibutuhkan untuk mendorong suatu industri," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk itu memang pemerintah daerah sebagai yang paling paham mengenai isu kedaerahan harus mulai bisa menentukan upaya yang lebih baik, seperti misalnya menjaga kondusifitas keamanan dan mendorong tingkat edukasi masyarakat, sehingga pada saatnya nanti masyarakat juga siap.

"Nah mengenai tahun investasi Papua 2015 kan waktunya hanya tinggal kurang dari satu bulan sehingga seyogyanya pemerintah daerah harus menjadi lebih detail membuat daftar terkait apa-apa saja yang ada supaya menjadi titik awal untuk mengundang investor," katanya lagi.

Dia menuturkan yang penting dari hal itu adalah menyusun jenis-jenis investasi Papua dengan bertahap, misalnya yang didahulukan masuk adalah investor untuk infrastruktur, pendidikan dan pangan.

"Sehingga persiapan pondasi dari Papua yang menarik untuk investasi bisa terbangun dan kekuatan yang terbangun dari investasi justru ditopang dari kekuatan lokal bukan dari luar," ujarnya.

Dia menambahkan masalah-masalah yang terjadi di Papua saat ini karena adanya ketimpangan kultur dan pendidikan antara masyarakat setempat dan pendatang, dengan demikian bagi yang tertarik untuk berinvestasi harus memiliki tambahan pengalaman dan pendidikan mengenai kultural masyarakat setempat.

"Dengan begitu sejak awal sudah bisa menghindari dan memitigasi potensi konflik dengan tujuan menghindari upaya-upaya kemunduran dari Papua dalam hal investasi, jika memang semua yang akan datang (pendatang) ataupun warga setempat bersedia untuk saling memahami mengenai apa yang ada disana maka apa yang diharapkan oleh Gubernur Papua akan Tahun Investasi 2015 segera tercapai," katanya.[Antara]

Ho Panimkinep Nora, Kelompok Peternakan Telur yang Sukses oleh Pengusaha Pribumi

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Sabtu, 29 November 2014 | pukul 00.07 WIT

Ho Panimkinep Nora, Kelompok Peternakan Telur yang Sukses oleh Pengusaha Pribumi


Ho Panimkinep Nora, Kelompok Peternakan Telur yang Sukses oleh Pengusaha Pribumi

Posted: 28 Nov 2014 04:40 PM PST

TIMIKA (MIMIKA) – Usaha pribumi yang sukses saat ini dalam peternakan ayam petelur seperti yang di alami pengusaha pribumi Junen Niwilinggame , yang sukses dengan memelihara ayam petelur lokal.

Ketua kelompok Usaha Ho Panimkinep Nora, Junen Niwilinggame mengatakan, kalau usaha ayam petelur lokal ini sudah di buka dari sejak tahun 2012 dengan mengambil kredit dari Bank Mega sebesar Rp 391 juta  dan saat itu juga prodkusi untuk pemeliharaan ayam petelur di mulai.

"Jadi mulai memasukan ayam ini dari tahun 2012 dan saat itu saya masih menggunakan satu kandang saja, Karena masih awal jadi untuk memeliahra ayam petelur, saya hanya  menggunakan satu kandang saja dengan jumlah daya tampung sebanyak 1045 ekor ayam petelur. Dan pengolahan ayam petelur dari juni tahun 2012 hingga juni 2013 dan saat itu ayam petelur ini menghasilkan telur yang saya jual ke berbagai masyarakat dan ke toko-toko yang ada di Timika," ujar Junen Niwilinggame, Rabu (26/11)

Dikatakan, setelah tahap pertama selesai semua ayam petelur ini di jualkan,usaha ini dikembangkan terus hingga pada tahun 2013 akhir  mengikuti pelatihan peternakan ayam petelur di Jakarta dan salah satunya adalah saya yang mewakili usaha ayam petelur ini untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di Jakarta. Dan setelah kembali saya kembangkan terus ayam petelur ini untuk mengembangkan usaha lokal bagi masyarakat asli papua.

"Sehingga berkembangnya usaha ayam petelur lokal ini membuat sehingga LPMAK dapat membentu peternak ayam peterlu lokal ini dengan membangun satu kadang lagi yang saat ini siap untuk di gunakan. dan sebelum menggunakan kandang baru yang sudah di bangun oleh LPMAK ini saya masih menampung ayam petelur yang lagi di pelihara sekarang sebanyak 2012 ekor," tuturnya.

Dan setelah kandang ayam ini siap akan di pindahkan anak ayam petelur ini untuk di pelihara,untuk masa pemerliharaan hingga mencapai waktu ayam peterlu ini menghasilkan telur dalam waktu 3 bulan dan ayam petelur ini siap untuk panen dan siap untuk bertelur dan semua hasil ayam petelur ini akan saya kembalikan kepada peminjaman awal dan modal akan dikembangkan lagi.

 jadi diharapkan agar pemerintah daerah (Pemda) dan LPMAK bisa dapat melihat usaha lokal untuk masyarakat Papua yang ada di Tim`ika, teristimewa bagi suku Amungme dan Kamoro dalam memberdayakan pertanian dan peternakan serta usaha pengembangan ayam petelur lokal seperti ini. [SalamPapua]

Bank Papua Beri Tambahan Kontrak Rp 14 Miliar ke Persipura

Dipublikasikan oleh Ad Batlax pada hari Kamis, 27 November 2014 | pukul 00.08 WIT

Bank Papua Beri Tambahan Kontrak Rp 14 Miliar ke Persipura


Bank Papua Beri Tambahan Kontrak Rp 14 Miliar ke Persipura

Posted: 26 Nov 2014 03:37 PM PST

KOTA JAYAPURA – Untuk mengarungi musim 2014-2015, Persipura Jayapura telah mengantongi satu dukungan sponsorship, yakni dari Bank Papua yang sudah sejak tahun 2005 terus memberi dukungan terhadap tim tersebut.

Untuk kali ini, Bank Papua memberikan kontrak kerjasama Rp14 Miliar, dan nilai tersebut berlaku untuk 2 tahun, dimana tiap tahunnya Persipura akan mendapat sokongan anggaran sebesar Rp7 M dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Papua tersebut.

Kepada wartawan usai penandatanganan kerjsama di kantor Bank Papua pada Selasa (25/11) petang, Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano mengatakan rasa terimakasihnya kepada Bank Papua yang telah menaikkan nilai kerjasamanya dibandingkan musim lalu, yaitu sebesar Rp6 M/tahun.

Nilai ini diakuinya masih jauh untuk memenuhi kebutuhan klub selama satu musim, dimana ia menyebut total kebutuhan Tim Mutiara Hitam untuk berlaga di ISL dan juga AFC Cup, nilainya mencapai Rp35 M.

Karenanya ia memastikan manajemen akan terus berusaha untuk mencari sponsor tambahan, seperti dengan PT. Freeport dimana nilai kerjasamanya sudah hampir pasti sebesar Rp20 M/ 2 tahun, sedangkan dengan pihak Semen Bosowa manajemen masih terus melakukan penjajakan.

Sementara itu Direktur Utama Bank Papua Johan Kafiar mengatakan pihaknya secara rutin telah memberikan sponsorship kepada Persipura sejak tahun 2005, dan ia pun berharap agar logo perusahaan yang ia pimpin sekarang bisa dipindahkan kebagian depan jersey tim Persipura.

Disamping itu, dengan kerjasama ini, Johan berharap Persipura dapat terus berprestasi dan dapat menjuarai liga Indonesia kembali.

Mengenai kenaikan nilai sponsorship, Johan menjelaskan pihaknya menganggap pemain Persipura pada musim lalu telah menunjukkan prestasi terbaik meski tidak mendapatkan gelar juara sama sekali. Keberhasilan Mutiara Hitam menembus babak semi final AFC Cup dinilainya adalah sebuah prestasi yang membanggakan dan belum bisa disamai oleh tim mana pun yang ada di Indonesia. [BintangPapua]
 
Support : Papua Untuk Semua | PUS | P-U-S
Copyright © 2013. Portal Ekonomi dan Bisnis | Papua Untuk Semua - All Rights Reserved
Template formatted by XegaVega Published by Batlax.com
Proudly powered by Blogger